Banda Aceh – Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh kembali menertibkan seorang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang kedapatan meminta-minta di kawasan Simpang Surabaya, Rabu (11/2/2026). Pria paruh baya yang mengaku dari luar Banda Aceh itu langsung dibawa ke rumah singgah untuk diberikan penanganan lebih lanjut.
Komandan Regu (Danru) 5, Tarmizi, menjelaskan dalam beberapa hari terakhir jumlah PMKS di Simpang Surabaya cenderung menurun.
“Bahkan kemarin sempat tidak ada gepeng sama sekali di lokasi ini,” ujarnya.
Penurunan jumlah PMKS juga terpantau di beberapa titik lain, seperti kawasan Jambo Tape. Jika pada akhir Januari lalu Satpol PP WH bisa menertibkan hingga 11 orang dalam sehari, kini jumlah mereka di jalanan berkurang drastis.
Kasatpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, menegaskan pihaknya belum bisa dan tidak ingin terburu-buru menarik kesimpulan dari kondisi ini. Namun ia meyakini intensitas pengawasan yang dilakukan pihaknya punya andil dalam menekan angka PMKS di beberapa lokasi.
“Pengawasan rutin tentu memberi efek, tapi kami tetap berhati-hati dalam menyimpulkan. Bisa saja mereka berpindah lokasi, atau ada faktor lain yang memengaruhi,” kata Rizal.
Meski demikian Rizal memastikan pihaknya tidak akan mengurangi intensitas pengawasan di lokasi-lokasi yang sudah teridentifikasi sepi dari PMKS.
“pengawasan lanjut seperti biasa,” tegas Rizal
Lebih lanjut, Rizal berharap setelah ditertibkan oleh Satpol PP WH, PMKS tersebut mendapatkan penanganan yang lebih tepat dari pihak terkait. Menurutnya, langkah itu penting agar pola pikir mereka bisa berubah dan tidak kembali ke jalanan.
Ia juga menekankan bahwa penanganan PMKS akan semakin maksimal jika dibarengi dengan dukungan masyarakat. Rizal mengimbau warga untuk tidak lagi memberikan uang atau bentuk bantuan langsung kepada PMKS di jalanan.
“Sikap masyarakat yang bijak akan sangat membantu pemerintah dalam menekan keberadaan PMKS di ruang publik,” tambahnya.
Penurunan jumlah PMKS di beberapa titik ini menjadi catatan positif, meski Satpol PP WH Kota Banda Aceh masih terus memantau perkembangan di lapangan. Harapannya, kondisi ini dapat berlanjut dan ditopang oleh kerja sama semua pihak, sehingga wajah kota tetap tertib dan nyaman bagi masyarakat.