BANDA ACEH – Pagi ini, Senin (13/7/2026), puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh tampak antusias mendampingi putra-putri mereka pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027. Momen ini merupakan wujud nyata dukungan instansi terhadap kebijakan “Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah” yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Banda Aceh 400.2/0941/Tahun 2026.
Berdasarkan data internal, antusiasme para ayah di lingkungan Satpol PP dan WH terbilang cukup tinggi. Kasubbag Umum Kepegawaian dan Aset, Irmawansyah, A.Md., menyebutkan bahwa puluhan personel telah secara resmi mengajukan izin keringanan absensi pada pagi ini.
“Total sebanyak 24 personel Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh memanfaatkan kelonggaran dan dispensasi ini untuk bisa fokus mengantar serta mendampingi putra-putrinya ke sekolah,” jelas Irmawansyah.
Manfaat dari kebijakan ini sangat dirasakan oleh para anggota. Komandan Kompi (Danki) 1, Erwin Syahputra, S.Tr. Ak., yang turut mengantar putranya masuk Sekolah Dasar (SD) mengaku sangat senang dengan adanya dispensasi tersebut.
Erwin menilai bahwa proses adaptasi di hari pertama sekolah selalu menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak.
“Oleh sebab itu, pendampingan langsung dari orang tua menjadi sangat penting. Kehadiran kita saat pertama kali ia menginjakkan kaki di lingkungan sekolah baru, InsyaAllah, efektif mengurangi rasa khawatir sekaligus memberikan rasa nyaman bagi anak untuk beradaptasi,” urai Erwin.
Sementara itu, Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP., M.Si., menyambut positif partisipasi aktif para anggotanya. Ia mengajak seluruh personel untuk terus menjadikan momen hari pertama sekolah ini sebagai langkah awal untuk membentuk kebiasaan hadirnya sosok ayah dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
Lebih lanjut, Kasatpol PP dan WH juga mengingatkan kembali pesan penting pimpinan daerah terkait fungsi pengasuhan. Ia mengutip apa yang pernah disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dalam apel gabungan pada awal Juli lalu.
“mengutip kembali apa yang disampaikan Ibu Wali (Walikota Banda Aceh) awal bulan lalu, kita harus menyadari bahwa peran seorang ayah harus lebih besar dari sekadar mencari nafkah saja. Kehadiran ayah secara fisik dan emosional sangat krusial bagi kesuksesan dan masa depan anak-anak kita,” tutup Muhammad Rizal.